Posted by: duniadalamadinda on: December 20, 2008
desember…
buatku identik dengan ibu. ga tau kenapa tiap bulan desember dateng, yang aku tunggu yah tanggal 22 itu.
oh mami, umi, mama, emak, simbok… anda adalah orang yang beruntung karena dunia memberi hari istimewa terhadap anda semua
tapi teman, apa kalian ga pernah mikir tentang hari ayah? ayah emang mungkin kliatannya biasa aj. secara pandangan kita terhadap seorang lelaki di masyarakat adalah sosok yang penuh kuasa.
namun…hmmmm coba crita saya di bawah ini dibaca sebagai renungan bersama…
-crita didapat dari pak Ipul waktu ngajar teknologi sediaan padat- (opo kuwi??? hohoho)
—————————————————
aku adalah seorang bapak yang memiliki dua anak dari seorang istri. terus terang saya bingung bagai mana lagi cara memenuhi kehidupan mereka yang semakin banyak saja. walaupun gaji saya tiap bulan dapat dikatakan sangad berkecukupan, tapi tetap saja habis dalam sekejap.
Pagi ini saya berangkat ke kantor dengan pikiran gelisah. dijalan saya berpapasan dengan seorang bapak dan anaknya.
tidak sengaja saya mendengar percakapan mereka…
“Pak, Andi pengen sepatu baru. Sepatu Andi dah jebol. Liat nih pak… jempol Andi bisa dadah dadah…”
Si bapak terdiam melihat kaki anaknya, sesaat kemudian tersenyum… “Iya nak, pasti semua akan bapak bereskan”
saya trenyuh melihat semua itu. kemudian ketika saya melaju lagi melihat seorang bapak-bapak sedang berlari tak lama diiringi masyarakat sambil berteriak “MALIIIIING”….. Entah apa yang bapa-bapak tersebut alami. yang pasti saya berpikir bahwa dia juga adalah seorang bapak seperti bapak yang tadi saya temui.
sesampainya di kantor saya berbincang dengan teman saya. tak lama beliau nyeletuk… “Istriku tadi pagi mengeluh, katanya uang blanja kurang, uang untuk anak-anak juga harus ditambah. harus dengan cara apa lagi saya memenuhi kebutuhan hidup mereka”
tak lama kemudian HP saya berdering dan ada SMS..
“Pras, jangan lupa nanti belikan susu buat si kecil”
Siapa itu Pras? dan nomor ini tidak saya kenal. Aaah.. pasti sms nyasar.
Terbesit dalam pikiran saya, andai sms ini sampai ke tangan bapak yang bernama Pras tadi, pastilah tambah satu gundah dalam benaknya.
hari ini saya mengetahui bahwa setiap ayah pastilah berharap memberikan yang terbaik untuk keluarganya dengan kemampuan yang dia punya. seberapa banyak ayah yang putus asa dengan masalah seperti ini dengan mencuri dan menipu kecil-kecilan hingga akhirnya korupsi untuk mencukupi kebutuhan keluarga tanpa keluarganya tau dari mana uang itu berasal.
tak sedikit juga yang akhirnya berniat mengakhiri hidupnya karena merasa sudah buntu….
——————————————–
Hmmmmm………..
Hmmmmmmmmmmm…………….
Hmmmmmmmmmmmmmmmmm…………..
Aku mo nangisss…. T_T bapak…..ibuukkk maapkan saya yang telah banyak merepotkan anda semuaaa…
huuuukkksss,,,,huuuuukkkkssss,,,,,
(
huhuhu
mama, papaku mestinya repot punya anak aq
yang belum bisa memberikan sesuatu yang bharga buat mereka
siapa pun yang membaca kisah tadi pasti inget ma ayah dan ibunya.
jangan sia2kan waktu selama masih bisa bersama
^_^ . . .
nice story buk:)
December 23, 2008 at 4:57 am
T.T
terharu mode: ON
hukz,jadi inget bapak ibu d rumah… diriku jarang pulang….